7 Hal Ini Sering Dikira Menyehatkan Oleh Banyak Orang, Padahal Tidak

7 Hal Ini Sering Dikira Menyehatkan Oleh Banyak Orang, Padahal Tidak

7 Hal Ini Sering Dikira Menyehatkan Oleh Banyak Orang, Padahal Tidak

7 Hal Ini Sering Dikira Menyehatkan Oleh Banyak Orang, Padahal Tidak

 

TARUHAN BOLA ONLINE – Hal-hal yang akan dibahas berikut sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Malah, kamu mungin punya beberapa di antaranya. Ketujuh benda berikut sekilas memang terlihat baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Namun, faktanya justru berbeda. Apa saja sih benda-benda yang harusnya kita waspadai ini?

1. Sabun anti-bakteri dan hand sanitizer

Banyak orang mengira menggunakan sabun atau hand sanitizer anti-bakteri akan membuat mereka kebal terhadap penyakit. Ya, produk ini memang mampu membunuh bakteri dan kuman, tapi sama sekali tidak memberi efek terhadap virus, yang justru adalah penyebab utama penyakit. Sebuah review yang diterbiatkan pada tahun 2007 di Jurnal Penyakit-Penyakit Menular menyatakan bahwa sabun anti-bakteri yang mengandung triklosan tidak memiliki keunggulan apapun dari sabun biasa. Sebagai tambahan lagi, bahan triklosan justru menunjukan dampak buruk terhadap kesehatan, seperti imun antibiotik dan ganggunan sistem endokrin. Lalu, mengapa bahan ini justru terdapat pada sabun dan pembersih tangan?

 

2. Antiperspirants

AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA – Bahan ini sering digunakan dalam deodoran untuk mengontrol produksi keringat pada ketiak sehingga tidak menimbulkan bau. Masalahnya, antiperspirants justru menghentikan proses alami tubuh untuk mengeluarkan racun. Ada alasannya mengapa kita harus berkeringat. Tidak hanya itu, antiperspirants ternyata megandung banyak bahan kimia berbahaya, seperti alumunium, paraben, propylene glycol, dan banyak lainnya. Ambil satu contoh; alumunium. Ketika alumunium dioleskan ke permukaan kulit, ia akan diserap tubuh dengan mudah dan masuk ke peredaran darah, yang akan langsung menuju otak, dan merusak sel-sel di sana sehingga menyebabkan penyakit seperti Alzheimer.

 

3. Kursi

Memang ini terdengar lucu. Bagaimana mungkin kursi bisa berbahaya? Namun ternyata duduk terlalu lama di kursi bisa memberikan dampak yang sangat buruk pada kesehatan. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa duduk terlalu lama setiap hari bisa menyebabkan penyakit diabetes tipe 2, sakit jantung, gangguan pencernaan, dan bahkan kanker usus, payudara, dan endometrial. Para ahli menyarankan untuk tidak duduk lebih dari 3 jam non-stop setiap hari.

4. Loofah

Loofah digunakan dan disimpan di kamar mandi, yang merupakan tempat yang lembab. Dan tempat lembab adalah surga bagi kuman dan bakteri. Jika loofah ini digunakan untuk menggosok kulit yang luka, tentu saja bakteri akan berpindah ke luka tersebut dan menimbulkan penyakit. Untuk menghindari hal ini, pilihlah loofah yang terbuat dari bahan alami, karena loofah organik memiliki enzim alami yang menghalangi berkembangnya mikroba. Pastikan juga untuk selalu mengeringkan loofahmu di luar kamar mandi tiap habis dipakai.

 

5. Blender

Blender memang berguna untuk membuat smoothie lezat yang menyehatkan. Namun, jika tidak dibersihkan dengan benar, belnder bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Sering blender hanya dibilas begitu saja dengan air. Tampaknya sih bersih, padahal paking (cincin karet yang ada di bawah mata pisau blender)nya masih kotor, di mana kuman dan bakteri yang biasa terdapat di dapur ada di sana. Solusinya sederhana; selalu bersihkan blender dengan menyeluruh, pisah-pisahkan bagiannya dan cuci tiap bagian dengan sabun.

 

6. Cotton Bud

Ternyata, kebiasaan membersihkan telinga menggunakan cotton bud sangat tidak disarankan oleh para dokter THT. Kita mengira selama ini cotton bud berguna untuk membersihkan bagian dalam telinga dari kotoran. Namun, sebetulnya telinga tidak perlu dibersihkan, karena tubuh kita memiliki cara alami tersendiri untuk mengeluarkan racun dan kotoran. Kotoran telinga biasanya terdapat di lapisan luar. Jadi, ketika kamu menggunakan cotton bud, yang hanya mampu menjangkau bagian lapisan luar telinga, kotoran di dalam telinga justru semakin terdorong masuk ke dalam liang, yang bisa merusak gendang telinga.

7. Jus Buah yang Telah Diproses

AGEN BOLA TERPERCAYA – Kamu pasti sering melihat jus buah yang sudah dikemas dalam kotak atau botol, dan dijual di toko-toko. Produk-produk jus buah ini menjanjikan kesehatan dengan beragam vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya, padahal faktanya tidak begitu. Rata-rata jus buah yang beredar di toko-toko sekarang ini mengandung lebih banyak gula daripada soda kalengan. Jus kotak atau kalengan ini juga sudah dipasteurisasi, yang berarti telah dipanaskan dalam temperatur tertentu. Proses pasteurisasi ini membunuh banyak enzim yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna gula. Jadi, jika ingin mengonsumsi jus buah, lebih baik blender sendiri dari buahnya langsung