Banding PSG Diterima Jadi Berita Buruk untuk Madrid

Banding PSG Diterima Jadi Berita Buruk untuk Madrid

TOGEL ONLINE TERPERCAYA Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) dalam beberapa waktu terakhir tengah menginvestigasi klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). UEFA mencurigai PSG melakukan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) ketika berbelanja pemain. Kendati begitu, investigasi tersebut kini telah dihentikan lantaran banding yang diajukan PSG ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) telah diterima.

Investigasi UEFA terhadap PSG itu datang saat Les Parisiens memboyong Neymar da Silva dari Barcelona dengan mahar 222 juta euro yang dibayar penuh di muka. Barca yang geram pemain bintangnya diboyong kemudian meminta UEFA menyelidiki keuangan PSG untuk mengungkap apakah Les Parisiens melanggar FFP.

Neymar da Silva

BACA JUGA : Ekowisata Kalimantan, Cara Pelesir Asyik Di Paru-Paru Dunia

Belum Genap 2 Tahun, Harga Xpander Sudah Naik Rp 17 Jutaan

Jika terbukti bersalah, maka PSG bisa menerima hukuman berat, dari mulai membayar denda hingga dipaksa untuk menjual para pemain bintangnya. Kendati begitu, kubu PSG mengajukan banding musim panas lalu kepada CAS. Layaknya gayung bersambut, CAS pun menerima banding PSG tersebut karena punya bukti-bukti yang kuat.

Dalam laporan didapati bahwa UEFA sebenarnya telah menutup kasus PSG tersebut pada 13 Juni 2018. Akan tetapi, UEFA kemudian membuka kasus itu lagi pada 22 Juni 2018. CAS pun lalu mendukung PSG dengan menyebut Badan Kontrol Keuangan UEFA Club telah bertindak secara tidak sah dalam membuka kembali investigasi mereka.

Dapat dibilang bahwa kini PSG telah terbebas dari investigasi UEFA terkait FFP. Dengan demikian, PSG tak perlu menjual para pemain bintangnya. Hal ini tentu menjadi berita buruk bagi Real Madrid. Pasalnya, klub berjuluk Los Blancos itu antusias untuk bisa memboyong Neymar dan Kylian Mbappe. Kini, karena PSG tak mendapat hukuman, maka Les Parisiens tak punya alasan untuk melepas pemainnya,