Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Tidak salah jika beberapa orang mulai mengkhawatirkan eksistensi dari produsen pesawat yang memiliki sejarah panjang tersebut. Bukan tidak mungkin ke depan seluruh Boeing 737 tak lagi digunakan dan orang-orang berpindah ke pesawat model lain. Berikut ini adalah sejarah pesawat itu.

1. Boeing 737 pertama kali dibangun di Seattle lebih dari 5 dekade lalu

Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Tepatnya pada 11 Mei 1964, cetak biru dari pesawat komersil itu mulai dibuat. Saat proses pengembangan tahap pertama, pesawat tersebut direncanakan untuk menggunakan podded engine, mesin yang berbentuk seperti polong, diletakkan di bagian belakang pesawat dengan desain ekor T-tail layaknya 727. Namun, insinyur Joe Sutter memilih untuk meletakkan mesin tersebut di bawah sayap untuk mengurangi beban pesawat.

2. Pembeli pertama pesawat komersil Amerika tersebut malahan tidak datang dari Amerika

Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Adalah Deutsche Lufthansa AG, maskapai penerbangan dari Jerman yang diakui sebagai penerbangan terbesar di Jerman sekaligus di Eropa untuk masalah pengangkutan penumpang. Merekalah yang menjadi pembeli pertama Boeing 737.

Lufthansa menjadi launch customer pada 19 Februari 1965 dengan pembelian 21 pesawat yang seharga US$67 juta pada saat itu (sekitar Rp950 juta dengan nilai kurs mata uang saat ini). Barulah pada 5 April 1965, maskapai Amerika United Airlines baru membeli Boeing 737 sebanyak 40 buah.

3. Boeing 737 tidak mendapat banyak revisi hingga 15 tahun kemudian

Boeing 737 Max: Sejarah Pesawat Senior Ini dari 1960 Sampai Sekarang

Boeing menjadi pesawat komersil yang sangat terjamin kualitasnya. Hingga 1969, setidaknya ada 114 penjualan yang terlaksana. Revisi desain Boeing 737 baru benar-benar dilakukan pada 1979.

Revisi besar-besaran itu dilakukan atas dasar perusahaan yang menginginkan kapasitas yang lebih banyak dan lebih besar. Pada momen ini pergantian mesin pesawat mulai diberlakukan, yaitu menjadi CFM56-3B-1 high-bypass turbofan yang mana lebih ekonomis dan tidak berisik.