Facebook Hapus Ribuan Grup Akun Palsu

Facebook Hapus 2 Ribu Grup Akun Palsu

Facebook Hapus Ribuan Grup Akun Palsu

Facebook Hapus Ribuan Grup Akun Palsu

AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA – Facebook Hapus Ribuan Grup Akun Palsu telah menghapus 2.632 Page, grup, dan akun di Facebook dan Instagram karena menunjukkan perilaku yang tidak wajar. Facebook mengidentifikasi operasi ini dilakukan dari tiga kawasan yang berbeda, yaitu Rusia, Iran, dan Kosovo dan Makedonia.

Operasi Rusia adalah jaringan terbesar dengan total 1.907 Page, grup, dan akun yang dihapus. Kebanyakan, jaringan Rusia ini membuat spam, walau ada sebagian kecil yang mengunggah berita terkait Ukraina, menurut laporan Business Insider.

Contoh konten spam dari jaringan Rusia.

Keterangan gambar bertuliskan: “Dibutuhkan cepat! Kami mencari kandidat untuk menjabat sebagai manajer informasi. UNTUK WANITA! Kerja dari rumah dan di kala Anda senggang, kesempatan meniti karir.

Jika Anda ingin punya karir, berumur 18 sampai 60 tahun, memiliki kemampuan komputer rata-rata, dan internet, buat komentar ++++ atau hubungi kami via PM.”

Menurut Facebook, satu atau lebih dari grup yang dijalankan oleh jaringan Rusia memiliki anggota lebih dari 1,7 juta orang. Jaringan terbesar kedua adalah jaringan Iran, yang terdiri dari 512 Page, grup, dan akun.

Berbeda dengan jaringan Rusia, fokus jaringan Iran adalah politik. Menurut Facebook, jaringan Iran menyamarkan diri sebagai media dan mengunggah konten sehingga konten itu terlihat seolah-olah berasal dari media yang sebenarnya.

SLOT GAME ONLINE – Topik yang dipilih oleh jaringan Iran ini beragam, mulai dari sanksi yang dikenakan pada Iran, hubungan yang menegang antara India dan Pakistan, dan hubungan antara Israel dan Palestina.

Jaringan ini menghabiskan USD15 ribu (Rp213 juta) untuk beriklan, yang Facebook telah hapus sejak 2013 sampai Februari tahun ini.

Ini bukan kali pertama Facebook menghapus akun asal Iran yang menyamarkan diri sebagai perusahaan media yang sebenarnya.

Pada Agustus 2018, Facebook mengumumkan bahwa perusahaan keamanan FirmEye memberitahu mereka akan keberadaan ada situs Iran yang disebut Liberty Front Press.

Terakhir, jaringan yang terdiri dari 212 Page, grup, dan akun berasal dari Kosovo dan Makedonia. Konten yang dibuat oleh jaringan ini biasanya terkait astrologi, selebritas, dan tips kecantikan.

Sebagian kecil dari Page ini berpura-pura menjadi grup politik dari Australia, Inggris, dan Amerika Serikat serta membuat konten tentang topik keagamaan dan politik.