Ini 2 Kronologi Dari Muncikari yang Tawarkan Vanessa Angel

Ini 2 Kronologi Dari Muncikari yang Tawarkan Vanessa Angel

Ini 2 Kronologi Dari Muncikari yang Tawarkan Vanessa Angel

 

Ini 2 Kronologi Dari Muncikari yang Tawarkan Vanessa Angel

TARUHAN BOLA ONLINE – Dua muncikari kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel telah menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/3).

Dua muncikari itu yakni Tentri dan Endang Suhartini alias Siska. Dalam sidang itu, jaksa penuntut umum (JPU) mengungkap kronologi keduanya menawarkan Vanessa dan artis lainnya, kepada pengusaha bernama Rian Subroto.

“(Keduanya bersama-sama) melakukan perbuatan yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1) (UU ),” ujar jaksa

Vanessa Angel (foto. analisamimpi.com)

Berikut kronologinya sesuai dalam surat dakwaan Tentri dan Endang:

Saat itu, Rian yang sedang berada di Cafe Delight, Lumajang, bertemu dengan temannya, Dhani.

Dalam pertemuan itu, Dhani bercerita bisa artis atau selebgram untuk diajak kencan kepada Rian. Mendengar tawaran itu, Rian merasa tertarik.

Selanjutnya, Dhani menghubungi Tentri meminta agar disediakan jasa artis untuk berkencan dengan Rian di Surabaya. Kemudian Tentri menawarkan kepada Dhani nama sejumlah artis, termasuk Vanessa Angel dan . Rian pun sepakat dengan dua nama itu.

Tentri lalu menghubungi untuk menawarkan berkencan dengan Rian. tak menolak dan disepakati ia akan menerima Rp 15 juta. Uang jasa itu akan dibayar setelah selesai berkencan dengan Rian.

AGEN BOLA TERPERCAYA – Namun karena Tentri tidak kenal dengan Vanessa, ia kemudian menghubungi muncikari lain Intan Permatasari alias Nindy. Kepada Nindy, Tentri bertanya apakah Vanessa bisa diajak untuk menemani kliennya.

Selanjutnya, Nindy menghubungi alias Jen. Tujuannya agar menghubungi Vanessa agar bersedia berkencan dengan Rian.

Namun, tak langsung bertanya ke Vanessa, melainkan menghubungi Endang. Permintaannya sama, meminta tolong menanyakan kepada Vanessa apakah mau menerima tawaran menemani kencan seorang pengusaha di Surabaya pada tanggal 5 Januari 2019. Di HP , Endang disebut sebagai manajer Vanessa Angel.

Endang kemudian menghubungi Vanessa. Gayung bersambut, Vanessa menerima tawaran itu. Endang pun menjanjikan fee untuk Vanessa Rp 35 juta.

Endang selanjutnya menawarkan harga untuk Vanessa kepada Rp 50 juta dan disepakati Rp 45 juta.

Lalu, menyampaikan harga Vanessa ke Nindy Rp 60 juta ditambah tiket pesawat pulang pergi kelas bisnis, dengan membawa asisten, DP setengah harga, dan dilunasi saat pesawat landing

CASINO ONLINE – Kemudian percakapan tersebut oleh Nindy di-screenshot dan dikirimkan melalui WA ke Tentri. Nindy dan Tentri bersepakat Vanessa Angel Rp 75 juta. Rinciannya Rp 70 juta untuk Vanessa dan Rp 5 juta untuk keduanya. Tetapi harga tersebut belum termasuk akomodasi.

Selanjutnya, Tentri menawarkan harga Vanessa ke Dhani lebih tinggi yakni Rp 80 juta di luar akomodasi. untuk ditawarkan dengan harga Rp 25 juta.

Setelah mendapat kabar dari Dhani, Rian pun menyetujui harga kencan keduanya yang total Rp 105 juta. Akan tetapi Dhani meminta Rian melebihkan Rp 30 juta untuk tiket pesawat dan kamar hotel. Sehingga Rian menyerahkan uang tunai kepada Dhani total Rp 135 juta

 

Dhani mentransfer uang sebesar Rp 25 juta ke rekening Tentri untuk DP jasa Vanessa dan .

Dari uang Rp 25 juta itu, Tentri mentransfer Rp 20 juta ke rekening Nindy. Pada hari yang sama, Nindy mentransfer dengan jumlah yang sama ke bersama foto kode booking pesawat pulang pergi Jakarta-Surabaya untuk Vanessa dan asistennya.

Sesuai perjanjian, Dhani kemudian mentransfer harga jasa yang disepakati untuk keduanya Rp 80 juta ke rekening Tentri.

Di tanggal yang sama, Tentri mentransfer lagi uang Rp. 42.5 juta ke rekening Nindy untuk kekurangan pembayaran Vanessa.

Dari uang Rp 42,5 juta itu, Nindy mentransfer ke Rp 40 juta. Uang dalam jumlah Rp 40 juta itu kemudian ditransfer ke rekening Endang.

Kemudian Endang mentransfer uang Rp 35 juta ke Vanessa sesuai kesepakatan.

Pada hari itu, Vanessa yang tiba di Surabaya pukul 11.00 WIB langsung dijemput oleh sopir menuju Surabaya Town Square (). Setelah dari , Vanessa bergeser menuju Hotel dan langsung menuju kamar nomor 2.721 untuk bertemu dengan Rian.

Namun belum sempat berhubungan badan, Vanessa ditangkap petugas kepolisian. Polisi kemudian juga mengamankan di Tol Juanda Surabaya yang saat itu dalam perjalanan menuju hotel.

Adapun Tentri ditangkap di City dan Endang ditangkap saat menunggu Vanessa Angel di kamar lain di Hotel .

Akibat perbuatan tersebut, Tentri dan Endang didakwa melanggar Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) .19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas .11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo pasal 55 ayat (1) KUHP.

Keduanya terancam penjara selama 6 tahun dan/atau denda Rp 1 miliar