Kesuksesan Zidane di Dunia Sepakbola Tak Menular ke Anaknya

Kesuksesan Zidane di Dunia Sepakbola Tak Menular ke Anaknya

Kesuksesan Zidane di Dunia Sepakbola Tak Menular ke Anaknya

 

 AGEN BOLA TERPERCAYA – Zinedine Zidane terkenal sebagai seorang pesepakbola andal yang telah meraih semua trofi bergengsi baik di level klub ataupun Tim Nasional (Timnas)Prancis. Kendati demikian, tidak ada jaminan jika kegemilangan Zidane di dunia sepakbola akan menular kepada anak-anaknya.

Zidane memiliki empat anak hasil pernikahannya dengan Veronique Fernandez Lentisco. Kempat anak Zidane bernama Enzo Fernandez, Luca Zidane, Theo Zidane dan Elyaz Zidane. Mereka mengikuti jejak sang ayah dengan aktif bermain sepakbola, tetapi dalam hal kemampuan dan prestasi belum terlihat tanda-tanda bahwa keempatnya akan mampu menyamai Zizou –sapaan akrab Zidane.

Sang anak tertua, Enzo, merupakan didikan asli dari akademi Real Madrid pada 2012-2015. Pada 2015, Enzo naik kelas dan membela Real Madrid Castilla yang saat itu dibesut oleh Zidane. Tak lama kemudian, Enzo masuk dalam tim utama Madrid meskipun hanya jadi penghangat bangku cadangan.

Zinedine Zidane

(Zidane bersama keluarga besarnya)

Pada 2016, Enzo dilatih lagi oleh sang ayah ketika Zidane ditunjuk menggantikan Rafael Benitez. Kendati demikian, nasib pemain berusia 23 tahun itu tetap tak mengalami perubahan. Semasa Zidane menjabat sebagai pelatih, Enzo hanya satu kali bermain untuk tim utama Madrid yakni di Copa del Rey. Pada penampilannya itu Enzo mencetak gol, tetapi itu tak cukup untuk mempertahankan kariernya di Santiago Bernabeu.

Enzo Zidane

(Enzo Zidane saat membela Alaves)

Enzo akhirnya harus dijual Madrid ke Deportivo Alaves pada musim panas 2017. Semusim di Alaves, Enzo kembali harus hijrah sebagai secara permanen ke klub kasta kedua Liga Swiss, Lausanne-Sport, pada musim dingin 2018. Namun, setengah musim kemudian Enzo harus menerima nasib dilego sebagai pemain pinjaman ke klub kasta kedua Liga Spanyol, Rayo Majadahonda, hingga saat ini.

Berbeda dengan Enzo, nasib Luca masih jauh lebih baik karena hingga saat ini ia masih menjadi bagian dari Madrid. Luca adalah penjaga gawang ketiga Madrid pada musim ini. Meskipun begitu, sulit untuk membayangkan karier Luca akan berkembang lebih pesat dari sekarang.

Pasalnya, Luca harus melewati Thibaut Courtois dan Keylor Navas untuk menjadi penjaga gawang utama Madrid. Sementara itu, dua anak terakhir Zidane yakni Theo dan Elyaz masih berada di Madrid. Theo bermain untuk Madrid U-18 sedangkan sang adik masih belajar di akademi Los Blancos –julukan Madrid.

Infografis Zinedine Zidane

Menilik pada fakta tersebut, maka harapan Zidane untuk melihat anak-anaknya sesukses dia dalam dunia sepakbola kini berada di pundak Theo dan Elyaz. Waktu yang akan membuktikan apakah Theo dan Elyaz bisa meneruskan kegemilangan sang ayah di dunia sepakbola atau mengikuti jejak dua kakaknya.

 

ASIABET4D | AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA | AGEN LIVE CASINO | TARUHAN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | SABUNG AYAM | SLOT GAME ONLINE | TANGKASNET | AGEN BOLA TERPERCAYA