Sering Kita Temui, 6 Makanan Ini Ternyata Hasil Rekayasa Genetika

Sering Kita Temui, 6 Makanan Ini Ternyata Hasil Rekayasa Genetika

Sering Kita Temui, 6 Makanan Ini Ternyata Hasil Rekayasa Genetika

 

Sering Kita Temui, 6 Makanan Ini Ternyata Hasil Rekayasa Genetika

AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA – Kita mungin sudah sering mendengar berita tentang GMO atau Genetically Modified Organism. mahluk hidup atau dalam hal ini tanaman yang diberikan perlakuan rekayasa genetik berupa upaya merubah susunan gen nya untuk menghasilkan sifat-sifat yang berbeda dari tetuanya, dan tentunya lebih banyak keuntungannya seperti ukuran yang lebih besar, masa tanam yang lebih singkat dan berbagai keuntungan yang akan didapat lainya. Namun kita juga pasti pernah mendengar bahwa buah atau sayur yang dihasilkan dari proses rekayasa genetik ternyata berbahaya dan tak layak konsumsi, benarkah begitu?. Kalau begitu mungkin kita tidak sadar bahwa beberapa makana yang umu kita makan ternyata banyak yang merupakan hasil rekaya genetik, berikut diantaranya.

1. Jagung manis

Ternyata jagung manis yang selama ini sering sekali kita makan juga merupakan hasil rekayasa genetika loh. Pada jagung manis gula yang terkandung diupayakan untuk tidak diubah menjadi pati sehingga jagungakan tetap manis, berair dan lunak saat masih muda. Dan walaupun jagung manis adalah tanaman hasil rekayasa genetik, tak usah khawatir karena penelitian telah membuktikan bahwa jagung manis aman dikonsumsi.

2. Semangka tanpa biji

AGEN LIVE CASINO – Sejak muncul semangka tanpa biji atau seedless memakan semangka jadi sedikit lebih mudah tanpa harus membuang biji satu persatu dari mulut dan takut tertelan. Namu apakah semangka tanpa biji ini tumbuh begitu saja? tentu saja tidak. Semangka tanpa biji ditumbuhkan dari semangka hasi rekayasa genetik dengan bijinya yang  induksi menggunakan zat kolkisin dan serangkaian persilangan kemudian, hingga dihasilkanlah semangka tanpa biji dari semangka berkromosom 3n.

3. Golden rice

CASINO ONLINE – Mungkin kita masih belum terlalu familiar dengan tanaman hasil rekayasa genetik yang satu ini. Golden Rice adalah beras atau padi yang gennya telah disisipi materi organik dari tanaman wortel sehingga memiliki warna kekuningan dari betakaroten yang berasal dari wortel. Jadi Golden rice ini selain mengandung karbohidrat juga telah mengandung vitamin A. Temuan ini dinilai sangat efektif dan efesien khususnya untuk di distribusikan ke negara-negara dengan wilayah tandus yang sulit menumbuhkan sayuran.

4. Kedelai impor

Seperti sama-sama kita ketahui, saat ini Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kedelainya secara mandiri. Dan untuk tetap menjaga kesetabilan harga, Indonesia melakukan impor kedelai dari berbagai negara khususnya Amerika, dan itu berarti tahu dan tempe yang kita makan selamai ini, mayoritas menggunakan kedelai impor yang merupakan salah satu tanaman hasil rekayasa genetik juga. Beberapa kelebihan kedelai impor adalah harganya yang lebih murah, ukuran lebih besar dan warnanya yang lebih cerah dan tersedia setiap saat. Dan USDA (United State Department of Agricuture) telah menyatakan bahwa kedelai impor dai Amerika yang banyak beredar di Indonesia ini aman untuk dikonsumsi.

5. Pepaya California

Kalau sampai saat ini anda masih mengira bahwa pepaya california adalah buah pepaya yang berasal dari California, Anda salah. Pepaya california atau yang bernama asli pepaya callina ini merupakan buah pepaya hasil rekayasa genetik dari Prof.  Dr. Ir. Sriani Sujiprihati .MS yang berasal dari IPB. Buah pepaya callina memiliki banyak kelebihan diantaranya selain rasanya yang lebih manis, waktu munculnya buah pada pepaya varietas inipun terhitung sangat cepat dengan hasil yang banyak.

6. Jambu kristal

Jambu kristal yang merupakan jambu dengan sangat sedikit biji ini juga merupakan tanaman hasil rekayasa genetik. Bedanya jambu kristal dihasilkan dari mutasi genertik yang terjadi secara alami melalui petir. Selain bijinya yang sangat sedikit, jambu kristal juga memiliki tekstur yang renyah dan agak berair seperti buah pir sehingga sangat nikmat untuk dikonsumsi