Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho

TARUHAN BOLA ONLINE – Setelah melihat Avengers: Infinity War, sulit untuk membayangkan skenario terbaik bagi para superhero agar dapat mengalahkan Thanos. Baik di layar lebar atau di komik, Thanos sudah terbukti menjadi salah satu musuh paling sengit di dalam jagat Marvel. Dia dapat membunuh dan melumpuhkan tim superhero sekuat Avengers, sendirian, dan jangan lupa kalau ia juga telah memusnahkan separuh kehidupan di alam semesta.

Tapi, gak ada karakter yang tak terkalahkan. Walau Thanos mengalahkan para Avengers dan Guardians of the Galaxy di Infinity War, dia masih dapat dilukai oleh Tony Stark. Juga, segalanya bisa berakhir sedikit berbeda jika Star-Lord tetap tenang di Planet Titan. Bahkan Thanos sendiri mengakui bahwa jika Thor benar-benar “mengincar kepala,” decimation itu tidak akan pernah terjadi.

Thanos mungkin tokoh antagonis Marvel yang paling menantang untuk dikalahkan, tapi bukan berarti dia tidak terkalahkan. Banyak buktinya yang telah kita lihat di film-film dan komik Marvel. Dari berbagai sumber tersebut, berikut 7 kelemahan yang tidak kamu sadari dimiliki oleh Thanos.

1. Keluarga (angkat)nya

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!

Salah satu momen paling emosional dalam Avengers: Infinity War adalah kematian Gamora, dan mungkin menjadi satu-satunya kematian yang disesali oleh Thanos. Hal ini wajar, karena pekerjaan Thanos selalu menuntut hatinya agar tetap “dingin”. Pembunuhan Gamora mungkin akan menggerogoti jiwa Mad Titan dari dalam, dan kondisi ini bisa jadi akan dimanfaatkan oleh Avengers nanti.

Kelemahan Thanos terhadap keluarganya juga terlihat dalam komik. Dia hampir tidak berusaha membela diri ketika Gamora memenggal kepalanya di Infinity Wars Prime #1. Demikian juga saudara laki-laki Thanos, Starfox dan Nebula yang masih dibiarkan hidup, terlepas dari berapa banyak peluang yang dimiliki sang Titan untuk membunuh mereka dan berapa banyak alasan mengapa dia harus melakukannya.

2. Putra yang tidak diinginkan

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!

Dalam miniseri Marvel Comics tahun 2013, Thanos Rising, Mad Titan berkeliaran tanpa tujuan melalui galaksi dan mengambil wanita asing di planet yang berbeda, menjadi ayah bagi anak-anaknya, dan akhirnya meninggalkan keluarga tersebut untuk memulai proses ini lagi. Akhirnya, atas perintah Mistress Death, Thanos kembali ke masing-masing keluarga yang ditinggalkan dan membunuh semua pasangan dan anaknya.

Namun tampaknya ia melewatkan satu keluarga haramnya. Event Marvel tahun 2013, Infinity, dibuka dengan Titan Mad yang sedang mencari bocah lelaki yang ternyata adalah Thane, putra kandung Thanos. Thane terbukti menjadi kunci kejatuhan Thanos di Infinity. Kemudian, dalam seri solo Thanos, putranya dimanipulasi dengan sangat baik oleh Mistress Death. Dia membantu Thane dan menanamkan dirinya dengan Phoenix Force, yang membuatnya hampir membunuh ayahnya sendiri.

Pada akhirnya, Mistress Death mengungkapkan dia tidak pernah ingin membunuh Thanos, tetapi sebaliknya menggunakan Thane sebagai pion yang kuat untuk menguji Thanos. Thane belum muncul di MCU, namun di dalam komik ia tetap menjadi ancaman bagi ayahnya yang gila akan kekuasaan semesta.

3. Mistress Death

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!

Salah satu kelemahan terbesar Thanos adalah obsesinya dengan makhluk bernama Mistress Death. Dalam komik Infinity Gauntlet tahun 1991 yang menjadi inspirasi Infinity War, Mistress Death adalah alasan Thanos ingin membunuh separuh alam semesta sejak awal. Dia tidak ingin membawa keseimbangan, dia hanya ingin memberi wanita itu “hadiah.”

Dalam Marvel Comics, Death sendiri mengambil bentuk seorang wanita. Di masa lalu dia tampak berkerudung, mengenakan jubah hitam, dan biasanya berkepala tengkorak. Namun pada abad ke-21, seperti yang ada di Thanos Rising dan Cosmic Ghost Rider, Marvel mengganti tengkorak tersebut dengan tampilan yang lebih sci-fi dan gotik.

Tidak seorang pun di kosmos dapat memanipulasi Thanos seperti Mistress Death. Dalam miniseri kecil Thanos Rising, Thanos yang lebih muda tidak tahu siapa gadis cantik yang mengikutinya, tetapi akhirnya dia menyadari dia akan melakukan apa saja untuknya.

Mistress Death yang memerintahkan Thanos untuk berperang dan bahkan membunuh anak-anaknya sendiri. Walau Thanos telah berevolusi selama bertahun-tahun, fakta bahwa ia akan melakukan apa pun yang diminta Mistress Death tidak akan pernah berubah.

4. Terlalu percaya diri

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!

Mungkin banyak yang akan membantah bahwa “terlalu percaya diri” berlaku untuk makhluk seperti Thanos. Jika kamu berhasil mengalahkan para pahlawan terkuat di Bumi dan membunuh separuh alam semesta dengan jentikan jari, apa yang bisa membuat kamu tidak terlalu percaya diri?

Tetapi jika kamu berpikir tentang bagaimana Thanos menangani para pahlawan di  Avengers: Infinity War, rasa percaya dirinya yang berlebihan jelas terlihat. Thanos sebenarnya memiliki kekuatan untuk benar-benar menghancurkan para pahlawan yang menghalangi jalannya. Bukan hanya melukai, tetapi juga melenyapkan mereka.

Namun dalam benaknya, dia tidak harus melakukan hal tersebut. Meskipun dia mungkin melihat beberapa Avengers sebagai ancaman, tidak pernah terlintas dalam benaknya bahwa mereka mungkin akan benar-benar mengalahkannya. Hal itu akan menjadi senjata makan tuan di Avengers: Endgame.

5. Kekejamannya melahirkan musuh baru

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!

Pembunuhan brutal Thanos terhadap Loki adalah salah satu momen paling menyesakkan di Infinity War. Apapun motifnya, Thanos menikmati membunuh Loki secara perlahan. Jika kamu yakin Thanos membunuh untuk mengembalikan keseimbangan universal, maka kamu jelas salah. Thanos membunuh karena dia orang gila yang suka membunuh.

Jadi bagaimana kekejaman itu menjadi kelemahan? Nah, dari sudut pandang pragmatis murni, kesadisannya bersama dengan rasa terlalu percaya dirinya, menghentikannya untuk “mengingat” potensi ancaman yang akan datang. Drax the Destroyer adalah contoh sempurna. Drax ingin membalas dendam pada Thanos atas kematian keluarganya, dan dalam komik Drax diciptakan hanya untuk membunuh Thanos.

Kronos, dewa kosmik yang juga kakek Thanos, menciptakan Drax dengan tujuan tunggal membunuh Thanos. Kekejaman Thanos menginspirasi kebencian Drax dan Thor. Stormbreaker lahir karena Thor ingin membalas dendam kepada Thanos. Cepat atau lambat, seseorang akan membunuhnya.

6. Sihir

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!
Dari semua superhero yang menghadapi Thanos satu lawan satu, tidak ada yang memberi Mad Titan lebih banyak kesulitan dibandingkan Doctor Strange. Ketika keduanya bertarung di Titan, Strange benar-benar tampak seperti dia akan menjatuhkan Thanos sebanyak satu atau dua kali. Meskipun Thanos memiliki empat dari enam Infinity Stones pada saat itu, Strange tetap memberi perlawanan sengit.

Hal itu mungkin terjadi karena sihir adalah satu kelemahan Thanos. Dia tahu strategi pertempuran, manipulasi psikologis, bahkan sains, tetapi sihir adalah titik buta Thanos. Itulah sebabnya ketika Strange akhirnya menyerahkan Time Stone ke Thanos, sang Titan takut akan pengkhianatan. Bahkan ketika Batu ada di tangannya, dia menatap aneh ke arah Strange. Kemampuan mistik adalah misteri bagi Thanos, dan dia tahu bahwa tawar-menawarnya dengan Strange berpotensi lebih berbahaya daripada perkelahian.

7. Hulk

Tanpa Kamu Sadari, Sebenarnya Thanos Memiliki 7 Kelemahan Ini, Lho!

Mungkin terlihat aneh, mengingat pukulan Thanos memberikan Hulk sebuah trauma sepanjang Infinity War. Namun, dalam miniseri Thanos Quest, Thanos mengungkapkan rasa takutnya terhadap Hulk. Semakin marah Hulk, maka semakin kuat dirinya. Bahkan Thanos sendiri pernah berkata, bahwa pertarungannya dengan Hulk adalah sebuah konflik yang coba dihindarinya selama bertahun-tahun.

Setelah Thanos Quest #1, pembaca komik belum pernah benar-benar melihat bentrokan Thanos/Hulk di mana Thanos tidak memiliki Infinity Stones untuk melindunginya. Ada miniseri Thanos vs Hulk tahun 2014  yang entah bagaimana tidak benar-benar menampilkan pertempuran fisik yang berkepanjangan antara keduanya, dan sang Mad Titan memiliki Black Order untuk menggantikan dirinya melawan Hulk dalam Infinity. Sepertinya Thanos masih berusaha untuk menghindari konflik dengan makhluk hijau tersebut di dalam komiknya.