Tempat Favorit Mohamed Salah Rayakan Lebaran

Tempat Favorit Mohamed Salah Rayakan Lebaran

Tempat Favorit Mohamed Salah Rayakan Lebaran

Tempat Favorit Mohamed Salah Rayakan Lebaran

Mohamed Salah merayakan gol untuk Liverpool ke gawang Bournemouth dalam partai Liga Inggris di Anfield, 7 Maret 2020.

Togel Online – Pesepakbola asal Mesir yang kini masih bermain di Liverpool ia adlah Mohamed Salah. Pemain yang baru saja berusia 27 tahun yang mulai tenar sejak pertama kali memulai debut profesionalnya ketika bermain di Fc Basel.

Sama seperti Muslim pada umumnya, Salah  juga menjalankan tradisi mudik saban Idul Fitri tiba. Penyerang berpostur 175 sentimeter itu rutin berlebaran di desa bernama Nagrig, bagian Utara Mesir. Dia lahir dan besar di daerah tersebut sebelum menjadi pemain top seperti sekarang.

‘Dia (salah) menghidupkan kembali tradisi mengunjungi keluarga saat perayaan Eid dan mengunjungi saya saat bulan ramadhan’. kata kepala desa Nagrig, Maher Shatiya.
Salah adalah putra kebanggan Nagrig. Kehadirannya selalu mengundang kehadiran warga sekitar.

Namun, hal itu justru sempat memunculkan masalah bagi sang bomber. Saat merayakan Lebaran 2019 di kampung halaman, Salah batal menjalankan solat ied gara-gara dikepung banyak fan.

“Mohamed Salah tak bisa keluar untuk melaksanakan salat ied atau sholat hari lebaran lantaran kerumunan orang-orang memadati halaman rumahnya untuk mengabadikan sosoknya,” tulis media lokal.S

Tahun ini tampaknya Salah tidak bisa merayakan Idul Fitri dikarenakan dunia masih sedang dilanda Pandemi Virus Corona. Inggris, tempat Salah bermukim pun masih memberlakukan kebijakan Lockdown.
Salah memulai karirnya saat masih bermain di klub negara asalnya yang bernama El Mokawloon di Liga Premier Mesir tahun 2010.
Ia bermain dengan El Mokawloon ketika muda. Ia membuat debut seniornya dalam Egyptian Premier League sebagai pengganti ketika 3 Mei 2020 dalam hasil seri 1-1 melawan El Mansoura.
Ketika musim 2010-11 Salah terus mendapat menit bermain di lapangan, kemudian menjadi reguler di tim. Ia mencetak gol pertamanya utnuk mereka ketika 25 Desember 2010dalam hasil seri melawan Al Ahly. Ia menjadi reguler untuk El Mokawloon, bersiap setiap pertandingan pada musim. Menyusul ricuh Port Said Stadium tanggal 1 Februari 2012, Liga premier Mesir dihentikan, dan pada 10 Maret 2012, Asosiasi Sepakbola Mesir memutuskan untuk membatalkan sisa pertandingan musim itu.
Dan sudah menjadi kewajiban bagi seluruh umat Muslim dimanapun mereka berada. Meski jauh di perantauan. Mereka tetap menjadikan momen lebaran menjadi sesuatu yang bisa membuat mereka bisa bersama dan berkumpul.