Wah, Malam Ini Kita Bisa Melihat Puncaknya Hujan Meteor Lyrid

Wah, Malam Ini Kita Bisa Melihat Puncaknya Hujan Meteor Lyrid

Wah, Malam Ini Kita Bisa Melihat Puncaknya Hujan Meteor Lyrid

Teman-teman, malam ini, kita bisa melihat hujan meteor lagi, lo!

Hujan meteor yang akan terjadi malam ini adalah hujan meteor Lyrid.

Hujan meteor sendiri merupakan peristiwa langit di saat sisa debu komet atau asteroid masuk ke atmosfer Bumi.

Peristiwa langit inilah yang biasa kita sebut dengan fenomena bintang jatuh.

Nah, malam ini, tepatnya saat pergantian hari, kita bisa melihat indahnya puncak hujan meteor Lyrid.

Hujan Meteor Lyrid

Sama seperti planet, komet dan asteroid juga bergerak mengelilingi Matahari sebagai pusat tata surya.

Saat mengitari Matahari, komet dan asteroid yang berada di dekat Bumi akan menguap.

Akibatnya, komet dan asteroid itu akan meninggalkan pecahan-pecahan kecil di sepanjang jalur orbitnya.

Pecahan-pecahan kecil itulah merupakan sisa debu yang disebut sebagai debris.

Hujan meteor Lyrid sendiri berasal dari sebuah komet bernama Thatcher atau komet C/1861 G1.

Pada 1861 lalu, komet ini melintas dekat Bumi dan meninggalkan debris di sepanjang jalur orbitnya yang bersinggungan dengan orbit Bumi.

Setiap 16 sampai 25 April, Bumi melintasi bekas jalur orbit komet ini. Sedangkan pada 22 April, Bumi berada tepat di tengah debris.

Gravitasi Bumi akan menarik debris yang dilewatinya sehingga debris itu masuk ke atmosfer Bumi dan terbakar menjadi meteor.

Bagaimana Cara Mengamatinya?

Hujan meteor Lyrid sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 16 April dan akan terus terlihat sampai 25 April nanti.

Namun, puncak dari peristiwa langit ini akan terjadi malam ini, lebih tepatnya pukul 00.30 waktu setempat daerah masing-masing.

Sesuai dengan namanya, hujan meteor ini akan terlihat dari arah rasi bintang Lyra, di dekat bintang terang bernama Vega.

Kalau tidak tahu di mana letak rasi bintang Lyra, teman-teman bisa menggunakan aplikasi peta langit yang bisa diunduh di ponsel masing-masing, ya.

Di saat puncak, biasanya kita bisa melihat sekitar sepuluh meteor per jamnya.

Sayangnya, malam ini, Bulan baru saja melewati fase purnama sehingga cahaya Bulan bisa membuat hujan meteor tidak terlihat jelas.

Namun begitu, teman-teman tetap bisa melihatnya asalkan berada di tempat yang gelap dan minim polusi cahaya.

O iya, pengamatan hujan meteor tidak membutuhkan teleskop, ya.

Jadi, teman-teman tidak perlu khawatir kalau tidak punya teleskop karena hujan meteor lebih asyik dilihat dengan mata kita sendiri.

Selamat menikmati keindahan hujan meteor Lyrid, teman-teman

ROKET4D | AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA | AGEN LIVE CASINO | TARUHAN BOLA ONLINE | CASINO ONLINE | SABUNG AYAM | SLOT GAME ONLINE | TANGKASNET | AGEN BOLA TERPERCAYA