Warga Kritik MRT Jakarta

Warga Kritik MRT Jakarta

Warga Kritik MRT Jakarta

AGEN TOGEL ONLINE TERPERCAYA – Moda Raya Terpadu (MRT) mengubah gaya bertransportasi warga. Mulai dari ketepatan waktu hingga kebiasaan warga yang kini menjadi sangat tertib. Namun, tidak sedikit yang mengkritik.

 

Pantauan Medcom.id, meski sudah beroperasi secara komersial, antusiasme warga untuk menggunakan MRT tidak surut. Warga tertib antre panjang di loket kartu elektronik. Loket tersebut diperuntukan bagi warga yang ingin mengecek atau melakukan pengisian saldo.

 

“Saya mau ngecek saldo flazz saya, karena mesin ceknya masih belum berfungsi. Jadi kita cek lewat loket bisanya,” kata Patrick Tandayu, 39, di Stasiun MRT Bunderan HI, Jakarta Pusat, Senin, 1 April 2019.

 

Dia mengaku baru menjajal MRT hari ini, karena dia menganggap sistem pendaftaran uji coba publik sebelumnya merepotkan. Dia pun memuji ketepatan waktu MRT yang tak kalah dengan luar negeri.

 

“Kecepatannya pas, biasanya pakai kendaraan umum itu bisa 2-3 jam baru sampai sini (Bunderan HI) dari Lebak Bulus. Ini keren sih 30 menit sudah sampai,” ujar Patrick.

 

Patrick mengungkapkan, ada sejumlah kekurangan di MRT Jakarta, seperti mesin cek saldu kartu elektornik yang belum berfungsi hingga tanda penunjuk arah (signage) yang tak jelas.

 

“Mesin cek saldo itu belum berfungsi, terus mesin isi ulang sama beli tiket juga belum bisa. Dan signage-nya kurang jelas, kita enggak tau tadi di mana lift-nya, orang tua saya jadi ikut naik tangga,” kata Patrick.

Hal serupa diungkapkan pelajar SMA asal Bogor, Hanif Muhajir, yang sempat bingung saat mencari toilet. Serta keluhan tak adanya tong sampah di stasiun MRT.

 

“Sempat bingung tadi yang nyari toiletnya di mana. Terus tong sampah juga enggak ada,” tuturnya.

 

SABUNG AYAM – Namun, dia tak menyangka Indonesia bisa memiliki moda transportasi anyar itu. Ketepatan waktu menjadi modal masyarakat untuk beralih menggunakan MRT.

 

“Kaget saja, Indonesia nih? Sudah seperti bukan di Indonesia saja. Terus dari tadi tepat banget waktunya, enggak nyangka,” ucap Hanif penuh semangat.

Mulai hari ini, MRT Jakarta resmi beroperasi secara komersial. Tarif MRT Jakarta Rp10 ribu per 10 kilometer atau Rp14 ribu tarif maksimal. Khusus April 2019, warga masih diberi potongan tarif 50 persen.